Friday, November 28, 2014

Bagaimana agar Lebih Bersabar dalam Hidup dan Kerja


ads “Bersabarlah.” Kita seringkali mendengar kata tersebut ketika masih muda dahulu, dan seiring kita tumbuh hampir terdengar seperti ancaman. Kata “sabar” pun sering diartikan sebagai alasan untuk penundaan, menunggu yang tidak perlu atau suatu kendala yang menghalangi kemajuan – dan dengan demikian menjadi kesimpulan cukup sederhana, kita tidak suka untuk bersabar.
Di sisi lain, ketidaksabaran memiliki efek samping dalam hidup kita dan pekerjaan (mengambil keputusan yang salah tanpa menunggu untuk melihat hasil nyata atau menilai orang tanpa memberikan mereka kesempatan untuk membuktikan diri).
Tapi bagaimana kita bisa lebih sabar? Ketika kewajiban harus dijalankan dan hasil diharapkan dari kita, bagaimana kita bisa meyakinkan diri untuk tidak mengambil keputusan yang cepat tetapi justru mencari gambaran jangka panjang? Berikut adalah delapan tips menuju arah ini:
Jangan bingung antara kesabaran dengan tidak beraktivitas
Selalu pastikan bahwa saat anda bersabar, pekerjaan yang anda lakukan sedang bergerak maju (meskipun perlahan-lahan). Misalnya, anda memberikan tugas kepada seseorang dan harus menunggu sepuluh hari untuk menyelesaikannya: Proses bersabar tidak berarti bahwa dalam waktu selama itu tidak ada yang terjadi. Anda harus selalu memeriksa bahwa ada tingkat kemajuan menuju hasil yang diinginkan.
Mengambil langkah mundur …
Mengambil langkah mundur sehingga anda dapat membuat dua langkah ke depan. Mundur tidak selalu negatif. Ketika masalah menunda rencana anda, jangan kehilangan kesabaran. Bahkan kesalahan yang kita buat dapat memberikan lebih banyak kekuatan dan pengetahuan untuk melanjutkan dengan langkah-langkah yang lebih konkret. Jadi jangan pernah menyerah tanpa perjuangan.
Waktu adalah teman anda bukan musuh
Untuk setiap tindakan yang kita lakukan, ada waktu yang harus ditunggu sampai kita mendapatkan hasil. Misalnya, jika mengirimkan CV untuk lowongan pekerjaan anda harus menunggu sampai anda mendapatkan respon. Tidak ada yang dapat anda lakukan untuk mempercepat proses.
Dalam kasus lain perlu diingat jangka waktu di mana anda dapat mengharapkan hasil. Sebelum itu berakhir, anda bisa menunggu tanpa stres. Jika batas waktu telah berlalu dan anda tidak memperoleh hasil yang diharapkan, anda dapat melanjutkan ke langkah berikutnya.
Putuskan apakah layak untuk bersabar
Seperti yang telah dikatakan, kesabaran adalah proses yang sulit dan bagi banyak orang itu merupakan stres dan menyakitkan. Apakah anda bersedia untuk menunggu sampai anda mendapatkan hasil yang diinginkan? Pertimbangkan hasil yang mungkin dengan “pengorbanan” waktu terbuang dan putuskan mana yang lebih penting bagi anda.
Mungkin anda tidak memerlukan banyak usaha tetapi metode
Atau dengan kata yang lebih tepat, beberapa hal tidak perlu terburu-buru tapi taktik yang dibutuhkan. Apapun tujuan anda, kumpulkan informasi sebanyak yang anda bisa, proses dengan hati-hati, buat strategi dan jalankan. Jika anda diatur oleh logika ketidaksabaran “bertindak cepat apapun hasilnya”, risikonya lebih tinggi. Hal ini berlaku untuk pekerjaan anda dan bahkan untuk hubungan interpersonal anda: Dalam ketergesaan anda untuk melompat ke kesimpulan dan menilai seseorang, anda kehilangan kesempatan untuk bertemu dan mengenal mereka lebih baik.
Menunggu waktu yang tepat
Agar lebih yakin terhadap pentingnya kesabaran, pikirkan tentang manfaat dari waktu yang tepat. Misalnya jika anda perlu meminta seorang rekan untuk membantu anda saat ia sedang berbicara di telepon atau di tengah-tengah pertemuan penting, ia kemungkinan besar akan mengabaikan anda. Sebaliknya, jika anda menunggu saat atau suasana hati yang tepat, jawabannya lebih mungkin untuk menjadi positif.
Menilai kemajuan anda
Belajarlah untuk menghargai setiap kemajuan anda (terlepas dari seberapa besar atau kecil), menikmatinya dan selalu mencari gambaran besar dari apa yang anda lakukan.
Ikuti naluri anda
Ketika anda melakukan sesuatu secara perlahan, banyak yang akan menganggap anda “malas” atau tanpa dinamisme. Ketika anda melakukannya terlalu cepat, beberapa akan mencirikan anda tergesa-gesa atau tidak bertanggung jawab. Apapun yang kita lakukan, orang-orang di sekitar kita akan menemukan sesuatu yang negatif untuk dikatakan. Kuncinya adalah penilaian kita sendiri, dan bukan apa yang orang lain percayai: lihat apa dampaknya, dan ikuti naluri anda