Monday, December 22, 2014

Apa Yang Membuat Kita Menjadi Orang Yang Tegar?

tumblr_mu2e4rLUAc1sal6sto1_500

Motivasi hari ini..

Apa yang menjadikan seseorang itu kuat dan tegar? Coba pikirkan sebentar.
Apakah orang yang kuat itu memiliki otot yang gede dan sanggup mengangkat beban berat? Bukan itu yang saya maksud.

Yang saya maksud adalah orang yang kuat secara mental. Orang yang kuat mental adalah orang-orang yang luar biasa dalam mengarungi samudera kehidupan. Saat sedang terkena masalah, mereka tetap tegar dan mampu melewati krisis. Pada saat sedang menghadapi rintangan, mereka tidak serta-merta menyerah dan putus asa. Saat mengalami kegagalan, mereka mampu bangkit lagi. Itulah orang yang kuat dan tegar.

Lalu apa yang membuat kita menjadi orang yang kuat dan tegar?

Hanya ada satu jawaban dasarnya, yaitu mau menerima kenyataan.

Mau menerima kenyataan bukan hanya menerima kenyataan yang baik, tapi juga mau dan mampu menerima kenyataan terpahit sekali pun.

Semua orang pasti bisa menerima kenyataan saat sedang berbahagia dan mengalami kejadian menyenangkan. Tapi tidak semua atau hanya sedikit sekali yang mampu menerima kenyataan saat sedang mengalami masalah berat.

Ketika kita sedang mengalami masalah, apa yang biasanya kita lakukan? Secara umum, kita pasti patah semangat, down, stres, batin tertekan dan bahkan depresi. Itu yang dialami kebanyakan orang.

Tapi ada sebagian kecil orang yang tetap tegar dan mampu bangkit setelah dijatuhkan oleh masalah atau rintangan. Mereka mampu menerima kenyataan bahwa itu memang sudah terjadi. Meratap atau menangis takkan bisa menyelesaikan masalah. Mereka sadar tidak bisa terus-menerus tenggelam dalam keterpurukan.

Satu-satunya jalan keluar adalah berusaha menjadi solusi. Solusi hanya bisa dicari saat kita sudah mampu menerima kenyataan dari apa yang telah terjadi.

Kalau kita tak mau menerima kenyataan, kita takkan bisa berpikir tenang apalagi memikirkan jalan keluar. Yang ada adalah pikiran terus kusut dan memikirkan sesuatu yang bikin perasaan makin tidak enak.

Apakah Anda mampu seperti itu?

Apakah Anda mampu menerima kenyataan saat sedang mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan? Sesuatu yang terjadi memang sudah terjadi dan tak bisa diubah kembali. Tidak ada jalan lain bagi Anda kecuali menerima kenyataan bahwa itu sudah terjadi.

Apa yang sudah terjadi adalah sejarah yang takkan bisa dibatalkan. Tak ada mesin waktu yang bisa mengubah sejarah masa lalu. Meratapi masa lalu takkan mmebuatnya jadi lebih baik. Kita hanya bisa menerima kenyataan dan belajar darinya.

Kalau Anda mampu menerima kenyataan atas kejadian apa pun, Anda takkan mudah dikalahkan olehnya. Mungkin Anda akan sedikit down, tapi itu takkan lama. Ketika Anda mampu menerima kenyataan, di saat itu pula Anda sudah bangkit dari keterpurukan.

Banyak orang menganggap menerima kenyataan itu sama dengan pasrah. It’s bullshit. Menerima kenyataan sangat berbeda dengan pasrah. Mirip tapi tidak sama. Pasrah itu lebih condong ke perasaan desperate atau putus asa. Orang pasrah itu tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menunggu semuanya kembali seperti semula. Orang pasrah cenderung mengatakan, “Aku pasrah deh. Mau gimana juga gue pasrah tak bisa apa-apa lagi.” Pasrah lebih cenderung berkarakter negatif dan pasif. Tapi orang yang menerima kenyataan adalah orang yang berjiwa lapang dalam menghadapi apa pun. Menerima kenyataan lebih cenderung berkarakter positif dan aktif. Mereka terus maju meski sedang bermasalah. They keep moving on. Tidak seperti orang pasrah yang diam tak berdaya tanpa berusaha mencari jalan keluar.

Makanya saya berani bilang orang yang sanggup menerima kenyataan bahkan yang terpahit sekali pun adalah orang yang paling kuat mental. Jarang ada orang yang seperti ini. Kalau Anda termasuk salah satunya, saya ucapkan selamat. Tak ada lagi apa pun yang sanggup membuat Anda terpuruk.