Categories

Kumpulan Mata Pelajaran Sekolah.

Download Software

Download E-Book Dan Software Pelajaran Untuk Komputer dan Handphone.

Motivasi

Artikel motivasi untuk kita selalu semangat meraih cita-cita

Tentang Kami

Profile Kami, Visi Misi, Partner dan Kontak kami.

News

Berita Tentang pendidikan Terbaru dan lain-lain.

Monday, December 15, 2014

BISNIS ITU PERMAINAN, BUKAN ILMU PENGETAHUAN

 
Selama kita merasa belum familiar dan takut memulai bisnis, biasanya yang timbul di pikiran kita adalah: “belajar!”. Pilihannya mungkin dengan jalan mengambil program S2 dan jadi seorang MBA, atau ikut sebanyak-banyaknya seminar dan pelatihan, atau bisa juga dengan berguru dan mengabdi pada seorang begawan bisnis.

Kira-kira, sudah selaraskah alur pemikiran yang sedemikian dengan apa yang terjadi pada kenyataannya? Mari kita telaah.

Kebanyakan dari kita berbisnis karena ingin sukses, lalu menjadi kaya raya. Kita membayangkan, betapa enak dan hebatnya bila kita dapat sesukses dan sekaya Bill Gates atau Donald Trump. Menurut pandangan masyarakat pada umumnya, mereka itulah orang-orang sukses yang sebenar-benarnya. Merekalah sosok-sosok pebisnis yang prestasinya membuat banyak orang terobsesi.

Maka tidak heran jika para pakar pun berusaha menyadap dan mempelajari segala hal yang ada pada orang-orang sukses itu, dengan harapan dapat mentransfer nilai-nilai kesuksesannya kepada orang-orang lain yang juga ingin menjadi figur sukses. Mereka berpendapat bahwa: “Leaders are made, not born”.

Selanjutnya, segala sepak terjang yang dilakukan oleh para pebisnis tersebut, dikumpulkan, dipilah-pilah, lalu dianalisis. Dari analisis itu dibuat teori-teori. Hasilnya, muncullah berbagai teori kesuksesan yang terkemas dalam materi-materi “ilmu bisnis”, wacana profesionalisme, ilmu kepemimpinan (leadership), dan lain sebagainya.

Orang-orang awam memang ingin sekali menemukan cara-cara yang bisa membantu mereka untuk secara cepat mencapai kesuksesan. Semacam rel kereta yang tinggal diikuti saja akan mengantar orang tiba di gerbang kejayaan.

Namun demikian, apa benar kalau kita ingin menjadi figur sukses -- lebih spesifiknya pebisnis sukses -- harus menempuh perjalanan yang sarat dengan teori-teori kesuksesan seperti itu?

Dari berbagai catatan yang ada, tampaknya tidak demikian. Banyak sepak-terjang yang dilakukan oleh para pemimpin bisnis dunia tidak mencerminkan bahwa kesuksesan mereka disebabkan pembelajaran yang sungguh-sungguh dalam ilmu bisnis, profesionalisme dan teori kepemimpinan. Tidak juga pengetahuan ekonomi, teori-teori tentang kebebasan finansial, ilmu marketing dan lain sebagainya. Pun, tidak karena mereka rajin mengikuti seminar kesuksesan atau lokakarya tentang strategi bisnis.

Di lain pihak, banyak pemimpin bisnis ternyata merupakan orang-orang yang justru tidak suka belajar, malas sekolah, dan hanya ingin bermain-main saja. Boro-boro ikut seminar atau lokakarya. Lho kok bisa?

Ada beberapa contoh kasus. Yang pertama, Thomas Alva Edison. Nama ini sudah kita tahu sejak di bangku SD bukan? Namun, tentunya kita kenal Edison lebih sebagai tokoh ilmu pengetahuan, karena sekolah memfokuskan ajaran hanya pada penemuan atas lampu pijar dan berbagai temuan teknis lain yang dilakukannya.

Maka jarang kita memperhatikan bahwa sesungguhnya Thomas Alva Edison adalah juga seorang pengusaha besar yang sukses. Ia adalah pemilik dan pendiri berbagai perusahaan dengan nama-nama seperti Lansden Co. (mobil/otomotif), Battery Supplies Co. (baterai), Edison Manufacturing Co. (baterai dsb), Edison Portland Cement Co. (semen dan beton), North Jersey Paint Co. (cat), Edison General Electric Co. (alat listrik dll), dan banyak lainnya. Salah satu yang masih berjaya sampai sekarang adalah General Electric.

Apakah untuk mencapai itu semua Edison harus bersusah-payah mengikuti berbagai sekolah dan pendidikan tinggi? Atau mengikuti seminar kelas dunia yang diselenggarakan oleh para pakar kesuksesan, pakar bisnis atau pakar financial freedom? Ternyata tidak. Figur Edison adalah figur pemalas yang hanya tahan 3 minggu bersekolah. Ia lebih suka bermain-main dengan perkakas, dengan kawat dan dengan listrik. Itu kesenangannya dan dengan itu ia sukses.

Contoh lain adalah Kenji Eno. Ia juga tidak suka sekolah. Ia cuma suka bermain-main dengan permainan, istimewanya dengan video games. Kelas 2 SMA berhenti sekolah terus nganggur. Lalu dapat kerja di perusahaan perangkat lunak, sampai akhirnya ia berhasil mendirikan perusahaan perangkat lunaknya sendiri yang dinamakan WARP. Dalam tempo beberapa tahun saja Kenji Eno mampu membawa perusahaannya menjadi perusahaan video games terhebat di dunia yang diakui oleh tokoh-tokoh industri.

Fenomena-fenomena yang dibuat oleh orang-orang semacam Edison dan Kenji Eno ini memberi kesan kepada kita semua bahwa bisnis itu sebenarnya lebih dekat kepada sebuah permainan, dan terlalu jauh untuk diperlakukan sebagai sebuah ilmu pengetahuan.

Gede Prama yang dikenal sebagai pakar manajemen (bahkan dijuluki Stephen Covey Indonesia), mengomentari fenomena Kenji Eno sebagai kesuksesan dari kebebasan berfikir yang mampu melompat, karena belum terkena polusi-polusi yang dibuat sekolah.

Menurut saya, adalah keliru mempelajari fenomena pemimpin, untuk menciptakan pemimpin. Demikian juga, keliru mempelajari fenomena pebisnis sukses, untuk mencetak pebisnis sukses. Sebab, fenomena pemimpin (atau pebisnis) adalah fenomena manusia, yang tidak sama dengan fenomena alam. Kalau Isaac Newton mempelajari peristiwa jatuhnya buah apel ke tanah (fenomena alam) dan kemudian menemukan hukum gavitasi, maka itu oke-oke saja. Karena fenomena alam tidak berubah, hukum gravitasi pun akan tetap abadi.

Akan tetapi, mempelajari fenomena manusia pasti akan menimbulkan frustrasi. Sebab, manusia merupakan mesin perubahan, sehingga tidak akan ada fenomena manusia yang tinggal tetap abadi sepanjang masa, berlawanan dengan yang kita lihat pada peristiwa jatuhnya buah apel.
Pemimpin, dalam bidang apa pun termasuk bisnis, adalah sosok manusia yang bebas, yang bertindak semaunya tanpa memperhatikan teori mau pun kaidah, sehingga nyaris percuma kalau kita ingin mempelajari dan mengikuti jejak sepak terjangnya.

Coba lihat, pada saat terjadinya resesi ekonomi dunia tahun 1929, semua orang berdasarkan teori-teori yang ada, berusaha untuk berlaku sehemat mungkin. Tapi sebaliknya, Matsushita si raja elektrik dari Jepang malah royal mengeluarkan uang. Seakan uang itu tidak lebih dari mainan saja layaknya. Meski pun bukan tanpa alasan dia berlaku demikian.

Lihat juga Kim Woo Chong, pendiri imperium Daewoo. Ketika semua pengusaha (juga dengan teori-teori yang ada) berkonsentrasi memasuki pasar negara-negara kaya semacam Amerika dan Eropa, ia malah dengan santainya masuk ke pasar-pasar “keras” seperti Iran, Sudan dan Rusia serta negara-negara blok timur.

“Kesia-siaan” mempelajari dan berusaha mengikuti sepak terjang para pemimpin bisnis bisa dirasakan secara langsung di lapangan. Saat pertama kali Harvard Business Review mempublikasikan konsep pemasaran yang beken dengan “Marketing Mix” 4P (product, price, place dan promotion), nyaris semua pengusaha serta pakar bisnis menganut konsep ini secara fanatik. Begitu juga dengan perguruan-perguruan tinggi dan sekolah manajemen.

Tapi, tidak terlalu lama, sebagai akibat “ulah” para pemimpin bisnis yang gemar bermain-main, perubahan tren perekonomian dan industri memaksa para pakar dan pembelajar merubah lagi konsepnya dengan 6P, 8P bahkan yang terakhir disebutkan sebagai 12P.

Terus bagaimana? Kalau kita harus bersiaga setiap saat untuk belajar dan tidak ketinggalan zaman dengan ilmu marketing, kapan kita berbisnis?

Saya rasa kita semua banyak yang terjebak dan hanyut dalam “arus ilmu pengetahuan” yang dibuat oleh mereka yang “pakar ilmu pengetahuan”, sehingga kita tidak sempat lagi berinovasi yang justru merupakan kunci sukses bisnis. Kita malah terus menerus “dipaksa” mengejar ketinggalan ilmu pengetahuan tanpa tahu di mana ujung pangkalnya.

Pertanyaannya: ”Sebenarnya kita mau jadi pebisnis atau mau jadi ilmuwan sih?”

Saya sendiri yakin bahwa bisnis dan kesuksesan itu adalah semacam permainan saja. Seperti apa yang dikatakan oleh William Cohen dalam tulisannya “The Art Of The Leader” : “Success is acquired by playing hard, not by working hard..”.

Mengacu pada obsesi banyak orang tentang Bill Gates dan Donald Trump sebagaimana disebut di atas, perlu diketahui bahwa kedua orang tokoh ini pun mencapai sukses dari kesenangannya bermain-main.

Bill Gates sejak masih berusia 13 tahun sudah bermain-main dengan perangkat lunak komputer, dan dengan itu ia menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Donald Trump juga sejak kecil selalu bermain-main ke kantor ayahnya, Fred Trump. Dia suka sekali melihat-lihat maket gedung dan pencakar langit, sebelum tertarik dengan bidang bisnis sang ayah, yaitu properti. Dan jadilah Donald Trump seorang Raja Properti.

Terakhir yang ingin saya sampaikan adalah, orang yang mempelajari ilmu kepemimpinan tidak akan menjadi pemimpin. Tapi, orang yang mencoba menjadi pemimpin, akan menjadi pemimpin. Demikian juga, orang yang mempelajari ilmu bisnis, tidak akan menjadi pebisnis. Tapi, orang yang mencoba menjadi pebisnis, akan menjadi pebisnis.

Semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya

bunga

Motivasi hari ini..

Pada suatu hari Kahlil Gibran berdialog dengan gurunya.

Gibran : “Wahai guru, bagaimana caranya agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam hidup?”

Sang guru merenung sejenak lalu menjawab : “Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah… dan jangan pernah kembali kebelakang!”

Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, Gibran kembali dengan tangan hampa. Lalu sang guru bertanya : “Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun?”

Gibran : “Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya, tapi tidak ku petik karena aku pikir mungkin yang didepan pasti ada yang lebih indah, namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi adalah yang terindah, dan aku pun tak bisa kembali kebelakang lagi”

Sambil tersenyum sang guru berkata : “Ya… itulah hidup, semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya, karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak akan pernah ada, yang ada hanyalah keikhlasan hati kita untuk menerima kekurangan yang ada …”

Maka …
Jangan mencari kesempurnaan, tapi sempurnakanlah apa yang telah ada pada diri kita.

Inilah Sekolah Robotik Pertama di Indonesia!

 

Semakin majunya teknologi di era ini membuat banyak institusi pendidikan tinggi berlomba-lomba menciptakan jurusan berbasis teknologi komputer. Namun, lain halnya dengan Universitas Bina Nusantara (Binus University) yang mendirikan Binus ASO School of Engineering (BASE).

BASE merupakan program joint venture antara ASO College, salah satu sekolah robotik terkemuka di Jepang, dengan Binus University. Program kerjasama ini membuat kedua institusi pendidikan itu memiliki peran yang lebih dari sekadar kerjasama.

"Joint venture ini merupakan proses 'perkawinan' antara ASO College dan Binus. Jadi, ada tabungan bersama yang berasal dari gabungan pendanaan keduanya," ujar Ho Hwi Chie, Dean of Binus ASO School of Engineering, di Kampus Kijang Binus University, Rabu (10/12/2014).

BASE sendiri merupakan satu-satunya sekolah untuk jurusan bidang robotik di Indonesia. Sekolah ini mencoba menggabungkan antara mesin dan komputer dalam satu produk engineering.

Sekolah tersebut memiliki dua program studi utama, yakni Automotive Robotic Engineering dan Product Design Engineering. Kedua program studi itu sama-sama fokus pada bidang teknik, tapi berbeda pada eksekusinya.

"Automotive robotic engineering lebih mempelajari otomatisasi dalam bidang kendaraan bermotor, sementara product design engineering menciptakan karya-karya fungsional yang membantu dalam kehidupan manusia tapi dengan harga ekonomis," jelas Ho Hwi Chie.

Mahasiswa BASE program studi automotive robotic engineering berusaha membuat benda mati, dalam hal ini kendaraan bermotor, memiliki “pikiran” atau intelegensia. Salah satu proyek yang tengah mereka kerjakan adalah sebuah prototipe mobil yang mampu melambatkan lajunya dengan otomatis.

"Kita sedang membuat prototipe mobil yang apabila melanggar marka jalan, maka ia akan otomatis melambat. Ini berfungsi untuk mengurangi kecelakaan ketika mengantuk karena mobil akan mengurangi kecepatannya dan pengendara mobil akan bangun begitu sadar mobilnya melambat," jelas Ho Hwi Chie.

Sementara itu, program studi product design engineering berlandaskan ilmu teknik industri yang menggunakan sumber daya secukupnya dan tak berlebihan. Output dari program studi ini adalah mahasiswa akan mampu menciptakan ide-ide problem solving dan produk hasil inovasi yang nilai gunanya bertambah.



M LATIEF Rektor Binus University Prof Harjanto Prabowo (kedua dari kiri) dan CEO of ASO College Group, Yutaka Aso, pada jumpa pers Binus-ASO School of Engineering (Base) di The Joseph Wibowo Center, Senin (25/8/2014).
 
Selanjutnya, Ho Hwi Chie menjelaskan, BASE melihat bahwa orang Indonesia memiliki kegemaran di bidang otomotif. Karena itulah, mereka kemudian memiliki misi menyediakan sebuah lembaga yang akan mengakomodasi kebutuhan tersebut. Selain itu juga untuk menciptakan kemampuan anak bangsa lebih baik lagi.

"BASE mencoba mempersiapkan bangsa Indonesia untuk siap menghadapi AFTA 2015. Jangan sampai anak bangsa malah jadi penonton di negeri sendiri," ujar Ho Hwi Chie.

Dia menambahkan, pembentukan BASE sebagai sekolah robotik satu-satunya di Indonesia bukan tanpa alasan. Selaku selaku induk utama BASE, pihak Binus University melihat adanya kesempatan yang terbuka lebar bagi lulusan BASE.

"Artinya, pasarnya sebetulnya ada. Ada harapan bagi orang-orang Indonesia, bahkan dunia, untuk memaksa membeli barang-barang dari luar negeri. Nah, kenapa kita tidak ciptakan sendiri. Cuma, ilmu-ilmu robotik ini masih kurang mendapatkan perhatian, dan kita malah fokus pada ilmu-ilmu dasar," jelas Ho Hwi Chie.
Dok Binus ASO School of Engineering (BASE). Untuk automotive robotic engineering, lulusan BASE bisa menjadi product development engineer, automation system engineer, simulation engineer, factory automotive engineer, dan project engineer.
 
Untuk tujuan itu, ada beberapa jenjang karier yang disasar dari kedua program studi tersebut. Untuk automotive robotic engineering, lulusan BASE bisa menjadi product development engineer,automation system engineer, simulation engineer, factory automotive engineer, dan project engineer. Sementara itu, lulusan product design engineering diharapkan mampu menjadi product planning engineer, project design engineer, digital modeler engineer, digital product engineer, dan applied product manufacturing.

Bagaimana kuliah robot?

BASE merupakan sebuah sekolah robotik khusus untuk lulusan IPA di SMA-nya. Hal ini dikarenakan lulusan IPA telah memiliki dasar ilmu pengetahuan yang digunakan di BASE.

"Anak-anak yang penting itu dari IPA. Kalaupun ada dari IPS akan ada tes matematika tertentu. Hanya saja, kita tidak menyarankan hal itu," kata Ho Hwi Chie.

Selain itu, BASE juga mengadakan tes tertulis dan wawancara untuk menguji kelayakan calon mahasiswanya. Program beasiswa pun tak luput dari sekolah ini.

"Kita ada program beasiswa, syaratnya nilai kuliahnya harus baik dan IP ada di atas 3,00 dan beasiswa itu bisa didapat setelah mereka menjalani perkuliahan di BASE," kata Ho Hwi Chie.

Joint venture dengan Jepang ini semakin terasa dengan kehadiran dosen-dosen asal ASO College. Para mahasiswa juga mendapatkan esktrakurikuler bahasa Jepang guna memperkuat kemampuan bahasa Jepangnya selama periode magang di Jepang.

"Jadi, di sini ada program internship di waktu antara semester enam dan tujuh. Mereka dikirim ke Jepang untuk merasakan pekerjaan-pekerjaan yang mereka pelajari di BASE," jelas Ho Hwi Chie.

Sumber: kompas.com

Bocor, Rekaman Rahasia US Fighter Kejar UFO

Rekaman Rahasia Pesawat Tempur US Kejar UFO - Klip video rahasia yang bocor ini diklasifikasikan sebagai sebuah rekaman video yang luar biasa. Video tersebut pertama kali dipublikasi oleh David Collins, seorang wartawan untuk KWBV Investigations dan produser dari American Crimes.
Dalam tayangan klip video yang dapat Anda saksikan di bawah, menunjukkan pesawat tempur militer Amerika Serikat (US Fighter) sedang terlibat kejar-kejaran dengan benda terbang aneh yang tidak teridentifikasi di langit negara bagian Arizona.

Menurut Collin, operasi rahasia tersebut merupakan suatu respon dari begitu banyaknya laporan mengenai aktivitaas UFO dalam waktu yang bersamaan pada tanggal 13 Maret 1997, yang mana ini merupakan salah satu fenomena penampakan UFO yang paling nyata di dunia.
UFO
Photo: Twitter/@David_P_Collins
Fenomena UFO yang disebut sebagai "Phoenix Lights" ini pertama kali diunggah melalui YouTube oleh David Collins. Namun sayangnya, video yang telah dilihat oleh puluhan ribu pemirsa dalam beberapa hari itu secara tidak terduga dihapus oleh pihak keamanan YouTube. Melihat hal ini, Collin kemudian menuliskan kicauannya di akun Twitter miliknya, "Akun YouTube kami telah ditangkap sore ini. Video telah ditangguhkan".

The Phoenix Lights adalah sebuah fenomena penampakan UFO di malam hari yang telah dilihat oleh ribuan warga Arizona pada tanggal 23 Maret 1997 silam. Namun, apa yang sebenarnya terjadi 17 tahun lalu itu masih merupakan misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini.

Menanggapi tentang beredar luasnya video tersebut, pihak militer Amerika Serikat kemudian mengklaim bahwa cahaya terang yang muncul di atas Arizona pada saat itu berasal dari suar pesawat mereka. Namun, gubernur negara bagian Arizona, Fife Symington III, memberikan klarifikasi berbeda dalam sebuah wawancara kepada media setempat.

 VIDEO US Figter Kejar UFO

"Saya seorang pilot dan saya tahu hampir setiap mesin yang terbang", kata Symington, yang tidak setuju dengan klaim yang diajukan oleh pihak militer.

"Saya bisa mengatakan bahwa pesawat ini tidak menyerupai objek apapun buatan manusia yang pernah saya lihat".

"Dan itu pasti bukan flare karena flare tidak terbang dalam formasi".
Symington menambahkan, Kejadian ini tetap menjadi misteri besar. Ribuan saksi mata melihat hal itu dan menjadi saksi kunci yang dapat dipertanggung jawabkan. Dia merasa heran mengapa masih banyak orang-orang di luar sana yang mengejek hal tersebut.

Sumber: avanoustic.blogspot.com

Mendikbud: Turut Berbelasungkawa Atas Terjadinya Musibah Tanah Longsor di Kabupaten Banjarnegara

Jakarta, Kemendikbud --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyampaikan turut berbelasungkawa kepada korban musibah tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, khususnya kepada pendidik dan tenaga kependidikan, serta peserta didik. 
 
"Atas nama Kemendikbud dan pribadi, saya turut berbelasungkawa kepada para korban musibah tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara," tutur Mendikbud di Jakarta, Sabtu (13/12/2014). 
 
Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, pada hari ini, pukul 17.35 WIB, korban yang telah ditemukan meninggal dunia atas nama Bapak Sukamto pendidik dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Pagerpelah. Korban lainnya, dua orang peserta didik SDN 2 Sampang, 16 orang peserta didik SDN 1 Sampang, dan dua orang peserta didik SDN 1 Karangkobar. 
 
Adapun korban dari peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Korban tersebut, satu orang peserta didik dari SMPN 1 Karangkobar, dan satu orang peserta didik dari SMAN 1 Karangkobar. 
 
"Semua korban dimungkinkan meninggal dunia, karena baru Pak Sukamto jenazahnya sudah ditemukan," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Nurhadi Amiyanto, saat dihubungi melalui telpon oleh kemdikbud.go.id, sabtu (13/12/2014). (Seno Hartono).
 
Sumber: www.kemdiknas.go.id

makalah astronomi dan astrologi

 BAB I
PENDAHULUAN

 
A.     Latar Belakang

Astrologi tidak sepenuhnya sama dengan astronomi. Astronomi sering dikelirukan dengan astrologi, dan sebaliknya. Karena banyak ilmuwan menganggap bahwa astrologi tidak mengikuti metode ilmiah dari negara barat, maka kebanyakan mereka secara umum menolak astrologi untuk menjadi ilmu astronomi dan cukup mengklasifikasikan sebagai ilmu semu. Astrologi secara mendalam pernah digabungkan dengan astronomi, dan perbedaan jelas di antara keduanya diungkap kembali pada masa Galileo. Dia ialah orang pertama yang menggunakan metode ilmiah untuk menguji pernyataan obyektif tentang langit.
 
Astrologi berasal dari kata Yunani yang berarti ilmu tentang bintang-bintang. Ilmu ini awalnya digunakan oleh bangsa Kaldea yang hidup di Babilonia pada permulaan tahun 3000 SM (Sebelum Masehi). Jika kita mendasari pada peninggalan artefak-artefak kuno, astrologi telah dikenal lebih tua lagi yaitu sekitar tahun 15.000 SM. Artefak-artefak ini banyak ditemukan di daerah Timur Tengah. Bangsa Cina di Asia kemudian mengadopsi ilmu ini untuk digunakan dalam kesehariannya. Astrologi mendasari ilmunya pada pergerakan benda-benda langit antara lain matahari, planet-planet, bintang, dan bulan. Para astrolog percaya bahwa posisi benda-benda langit ini berpengaruh pada kehidupan manusia dan peristiwa masa depan yang akan terjadi dapat diramalkan berdasarkan posisi benda langit tersebut. Bagaimana dengan astronomi?
Astronomi merupakan ilmu peramalan juga namun yang diramal berbeda dengan peramalan astrologi. Penemuan empat satelit Jupiter oleh Galileo Galilei dengan menggunakan teropongnya membawa umat manusia kepada pemahaman baru terhadap objek langit. Pemanfaatan hukum fisika untuk menjelaskan pergerakan benda langit pada era Issac Newton dengan Hukum Gravitasi Newton-nya semakin menegaskan perbedaan antara astronomi dengan astrologi. Astronomi tidak menghubungkan pergerakan benda-benda langit terhadap kehidupan manusia. Astronomi merupakan ilmu sains yang mempelajari, memahami, dan meramalkan peristiwa alam yang terjadi di alam semesta. Tapi kadang kita sulit untuk membedakan antara astronomi dan astrologi.
 
B.      Rumusan Masalah
  1. Apa yang dimaksud dengan astronomi?
  2. Apa yang dimaksud dengan astrologi?
  3. Apa perbedaan antara astronomi dengan astrologi?
C.      Tujuan
  1. Mengetahui maksud dari astronomi.
  2. Mengetahui maksud dari astrologi.
  3. Mengetahui perbedaan antara astronomi dengan astrologi.
BAB II
PEMBAHASAN

A.     Sejarah
 
 
Pada awalnya, astronomi hanya melibatkan pengamatan beserta prediksi atas gerak-gerik benda-benda langit yang terlihat dengan mata telanjang. Pada beberapa situs seperti Stonehenge, peradaban-peradaban awal juga menyusun artifak-artifak yang diduga memiliki kegunaan astronomis. Observatorium-observatorium purba ini jamaknya bertujuan seremonial, namun dapat juga dimanfaatkan untuk menentukan musim, cuaca, dan iklim — sesuatu yang wajib diketahui apabila ingin bercocok tanam — atau memahami panjang tahun.        Sebelum ditemukannya peralatan seperti teleskop, penelitian harus dilakukan dari atas bangunan-bangunan atau dataran yang tinggi, semua dengan mata telanjang. Seiring dengan berkembangnya peradaban, terutama di Mesopotamia, Cina, Mesir, Yunani, India, dan Amerika Tengah, orang-orang mulai membangun observatorium dan gagasan-gagasan mengenai sifat-sifat semesta mulai ramai diperiksa. Umumnya, astronomi awal disibukkan dengan pemetaan letak-letak bintang dan planet (sekarang disebut astrometri), kegiatan yang akhirnya melahirkan teori-teori tentang pergerakan benda-benda langit dan pemikiran-pemikiran filosofis untuk menjelaskan asal-usul Matahari, Bulan, dan Bumi. Bumi kemudian dianggap sebagai pusat jagat raya, sedang Matahari, Bulan, dan bintang-bintang berputar mengelilinginya; model semacam ini dikenal sebagai model geosentris, atau sistem Ptolemaik (dari nama astronom Romawi-Mesir Ptolemeus).
 
 
Jam Matahari Yunani, dari Ai-Khanoum (sekarang di Afghanistan), abad 3-2 SM. Dimulainya astronomi yang berdasarkan perhitungan matematis dan ilmiah dulu dipelopori oleh orang-orang Babilonia.  Mereka menemukan bahwa gerhana bulan memiliki sebuah siklus yang teratur, disebut siklus saros.  Mengikuti jejak astronom-astronom Babilonia, kemajuan demi kemajuan kemudian berhasil dicapai oleh komunitas astronomi Yunani Kuno dan negeri-negeri sekitarnya. Astronomi Yunani sedari awal memang bertujuan untuk menemukan penjelasan yang rasional dan berbasis fisika untuk fenomena-fenomena angkasa.  Pada abad ke-3 SM, Aristarkhos dari Samos melakukan perhitungan atas ukuran Bumi serta jarak antara Bumi dan Bulan, dan kemudian mengajukan model Tata Surya yang heliosentris — pertama kalinya dalam sejarah. Pada abad ke-2 SM, Hipparkhos berhasil menemukan gerak presesi, juga menghitung ukuran Bulan dan Matahari serta jarak antara keduanya, sekaligus membuat alat-alat penelitian astronomi paling awal seperti astrolab.  Mayoritas penyusunan rasi bintang di belahan utara sekarang masih didasarkan atas susunan yang diformulasikan olehnya melalui katalog yang waktu itu mencakup 1020 bintang.  Mekanisme Antikythera yang terkenal (ca. 150-80 SM) juga berasal dari periode yang sama.
komputer analog yang digunakan untuk menghitung letak Matahari / Bulan / planet - planet pada tanggal tertentu ini merupakan barang paling kompleks dalam sejarah sampai abad ke-14, ketika jam-jam astronomi mulai bermunculan di Eropa.
 
Di Eropa sendiri selama Abad Pertengahan astronomi sempat mengalami kebuntuan dan stagnansi. Sebaliknya, perkembangan pesat terjadi di dunia Islam dan beberapa peradaban lainnya, ditandai dengan dibangunnya observatorium-observatorium di belahan dunia sana pada awal abad ke-9.
Pada tahun 964, astronom Persia Al-Sufi menemukan Galaksi Andromeda (galaksi terbesar di Grup Lokal) dan mencatatnya dalam Book of Fixed Stars (Kitab Suwar al-Kawakib). Supernova SN 1006, ledakan bintang paling terang dalam catatan sejarah, berhasil diamati oleh astronom Mesir Ali bin Ridwan dan sekumpulan astronom Cina yang terpisah pada tahun yang sama (1006 M). Astronom-astronom besar dari era Islam ini kebanyakan berasal dari Persia dan Arab, termasuk Al-Battani, Tsabit bin Qurrah, Al-Sufi, Ibnu Balkhi, Al-Biruni, Al-Zarqali, Al-Birjandi, serta astronom-astronom dari observatorium-observatorium di Maragha dan Samarkand. Melalui era inilah nama-nama bintang yang berdasarkan bahasa Arab diperkenalkan. Reruntuhan-reruntuhan di Zimbabwe Raya dan Timbuktu juga kemungkinan sempat memiliki bangunan-bangunan observatorium  — melemahkan keyakinan sebelumnya bahwa tidak ada pengamatan astronomis di daerah sub-Sahara sebelum era kolonial.
Revolusi ilmiah
 
Sketsa Bulan oleh Galileo. Melalui pengamatan, diketahui bahwa permukaan Bulan berbukit-bukit.
Pada Zaman Renaisans, Copernicus menyusun model Tata Surya heliosentris, model yang kemudian dibela dari kontroversi, dikembangkan, dan dikoreksi oleh Galileo dan Kepler. Galileo berinovasi dengan teleskop guna mempertajam pengamatan astronomis, sedang Kepler berhasil menjadi ilmuwan pertama yang menyusun secara tepat dan mendetail pergerakan planet-planet dengan Matahari sebagai pusatnya.  Meski demikian, ia gagal memformulasikan teori untuk menjelaskan hukum-hukum yang ia tuliskan, sampai akhirnya Newton (yang juga menemukan teleskop refleksi untuk pengamatan langit) menjelaskannya melalui dinamika angkasa dan hukum gravitasi.
 
Seiring dengan semakin baiknya ukuran dan kualitas teleskop, semakin banyak pula penemuan-penemuan lebih lanjut yang terjadi. Melalui teknologi ini Lacaille berhasil mengembangkan katalog-katalog bintang yang lebih lengkap; usaha serupa juga dilakukan oleh astronom Jerman-Inggris Herschel dengan memproduksi katalog-katalog nebula dan gugusan. Pada tahun 1781 ia menemukan planet Uranus, planet pertama yang ditemui di luar planet-planet klasik. Pengukuran jarak menuju sebuah bintang pertama kali dipublikasikan pada 1838 oleh Bessel, yang pada saat itu melakukannya melalui pengukuran paralaks dari 61 Cygni.
Abad ke-18 sampai abad ke-19 pertama diwarnai oleh penelitian atas masalah tiga-badan oleh Euler, Clairaut, dan D'Alembert; penelitian yang menghasilkan metode prediksi yang lebih tepat untuk pergerakan Bulan dan planet-planet. Pekerjaan ini dipertajam oleh Lagrange dan Laplace, sehingga memungkinkan ilmuwan untuk memperkirakan massa planet dan satelit lewat perturbasi/usikannya. Penemuan spektroskop dan fotografi kemudian mendorong kemajuan penelitian lagi: pada 1814-1815, Fraunhoffer menemukan lebih kurang 600 pita spektrum pada Matahari, dan pada 1859 Kirchhoff akhirnya bisa menjelaskan fenomena ini dengan mengatribusikannya pada keberadaan unsur-unsur. Pada masa ini bintang-bintang dikonfirmasikan sebagai Matahari-matahari lain yang lebih jauh letaknya, namun dengan perbedaan-perbedaan pada suhu, massa, dan ukuran.
 
Baru pada abad ke-20 Galaksi Bima Sakti (di mana Bumi dan Matahari berada) bisa dibuktikan sebagai kelompok bintang yang terpisah dari kelompok-kelompok bintang lainnya. Dari pengamatan-pengamatan yang sama disimpulkan pula bahwa ada galaksi-galaksi lain di luar Bima Sakti dan bahwa alam semesta terus mengembang, sebab galaksi-galaksi tersebut terus menjauh dari galaksi kita.  Astronomi modern juga menemukan dan berusaha menjelaskan benda-benda langit yang asing seperti kuasar, pulsar, blazar, galaksi-galaksi radio, lubang hitam, dan bintang neutron. Kosmologi fisik maju dengan pesat sepanjang abad ini. model Dentuman Besar (Big Bang) misalnya, telah didukung oleh bukti-bukti astronomis dan fisika yang kuat (antara lain radiasi CMB, hukum Hubble, dan ketersediaan kosmologis unsur-unsur).
 
A. astronomi

 
Astronomi (Astronomy) didefinisikan dalam kamus Merriam-Webster: “The study of objects and matter outside the earth’s atmosphere and of their physical and chemical properties.”Jadi, Astronomi merupakan ilmu yang mempelajari tentang obyek dan benda di luar atmosfer bumi beserta sifat secara fisik dan kimianya. Ilmu Astronomi ini mempelajari alam semesta dan benda-benda langit didasarkan pada metode serta perhitungan secara ilmiah. Perhitungan ini berdasarkan hasil pengamatan dan pengukuran dengan ketelitian yang tinggi serta menggunakan alat-alat observasi yang canggih seperti teleskop, satelit dan pengiriman pesawat angkasa serta pengolahan data menggunakan komputer sehingga pergerakan benda-benda langit bisa diperkirakan secara pasti baik untuk kondisi masa yang lalu maupun kondisi masa yang akan datang. Ilmu ini juga mempelajari hubungan dengan asal mula, evolusi, komposisi, jarak, dan pergerakan dari seluruh bagian atau bagian benda di dalam alam semesta.
 
Astronomi, yang secara etimologi berarti “ilmu bintang”  (dari Yunani: άστρο, + νόμος) , adalah ilmu yang melibatkan pengamatan dan penjelasan kejadian yang terjadi di luar Bumi dan atmosfernya. Ilmu ini mempelajari asal-usul, evolusi, sifat fisik dan kimiawi benda-benda yang bisa dilihat di langit (dan di luar Bumi), juga proses yang melibatkan mereka.
 
Selama sebagian abad ke-20, astronomi dianggap terpilah menjadi astrometri, mekanika langit, dan astrofisika. Status tinggi sekarang yang dimiliki astrofisika bisa tercermin dalam nama jurusan universitas dan institut yang dilibatkan di penelitian astronomis: yang paling tua adalah tanpa kecuali bagian ‘Astronomi’ dan institut, yang paling baru cenderung memasukkan astrofisika di nama mereka, kadang-kadang mengeluarkan kata astronomi, untuk menekankan sifat penelitiannya. Selanjutnya, penelitian astrofisika, secara khususnya astrofisika teoretis, bisa dilakukan oleh orang yang berlatar belakang ilmu fisika atau matematika daripada astronomi.
 
Astronomi adalah salah satu di antara sedikit ilmu pengetahuan di mana amatir masih memainkan peran aktif, khususnya dalam hal penemuan dan pengamatan fenomena sementara.
 
B. Astrologi

 
Menurut kamus Merriam-Webster, Astrologi (Astrology): “The divination of the supposed influences of the stars and planets on human affairs and terrestrial events by their positions and aspects.” Dari definisi tersebut jelas bahwa para pakar astrologi percaya bahwa posisi benda-benda langit (planet dan bintang) berpengaruh pada kehidupan manusia dan peristiwa masa depan yang akan terjadi dapat diramalkan berdasarkan posisi benda langit tersebut.
 
Astrologi merupakan ramalan yang dibangun melalui interpretasi pengaruh bintang-bintang dan planet-planet terhadap urusan-urusan di bumi dan nasib atau takdir manusia. Pada zaman kuno astrologi tidak dapat dipisahkan dengan astronomi. Astrologi mulai dikenal di Mesopotamia (millennium ketiga SM) dan menyebar ke India, tetapi kemudian berkembang di peradaban Yunani. Astrologi memasuki kebudayaan Islam sebagai bagian dari tradisi Yunani dan dikembalikan ke budaya Eropa pada zaman pertengahan. Menurut tradisi Yunani, surga dibagi berdasarkan menurut 12 rasi bintang zodiak, dan cahaya dan posisi bintang yang pada berbagai interval tersebut mempengaruhi kejadian dan urusan manusia. Astrologi juga merupakan bagian penting dalam peradaban Cina kuno. Horoskop pada setiap bayi yang lahir menentukan seluruh titik waktu kehidupan mereka (junctures of life). Pada pada zaman modern sekarang, astrologi masih dipercaya secara luas untuk mempengaruhi kepribadian.


Astrolog memiliki perlengkapan yang disebut Horoskop yaitu sebuah gambaran peta langit dengan bumi berada di pusatnya dan dikelilingi oleh pita melingkar bergambar 12 rasi bintang yang disebut zodiak. Rasi zodiak ini membagi persis lingkaran 360° menjadi 12 bagian sehingga masing-masing lebarnya 30°. Ke 12 rasi zodiak itu adalah Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn Aquarius, dan Pisces. Horoskop dibuat oleh para astrolog untuk mengetahui dimana posisi matahari saat seseorang dilahirkan. Ini adalah salah satu aliran astrologi yang paling populer dan paling banyak penggemarnya termasuk di Indonesia. Kenapa mereka membagi lingkaran langit menjadi 12 sama persis, ternyata alasannya adalah hal itu sudah merupakan kesepakatan dari tradisi turun temurun sejak Claudius Ptelomeus mengenalkan horoskop tersebut memasuki abad ke-2.
 
Perbedaan Antara Astronomi Dengan Astrologi

Astrologi merupakan ramalan yang dibangun melalui interpretasi pengaruh bintang-bintang dan planet-planet terhadap urusan-urusan di bumi dan nasib atau takdir manusia. Pada zaman kuno astrologi tidak dapat dipisahkan dengan astronomi. Astrologi mulai dikenal di Mesopotamia (millennium ketiga SM) dan menyebar ke India, tetapi kemudian berkembang di peradaban Yunani. Astrologi memasuki kebudayaan Islam sebagai bagian dari tradisi Yunani dan dikembalikan ke budaya Eropa pada zaman pertengahan. Menurut tradisi Yunani, surga dibagi berdasarkan menurut 12 rasi bintang zodiak, dan cahaya dan posisi bintang yang pada berbagai interval tersebut mempengaruhi kejadian dan urusan manusia. Astrologi juga merupakan bagian penting dalam peradaban Cina kuno. Horoskop pada setiap bayi yang lahir menentukan seluruh titik waktu kehidupan mereka (junctures of life). Pada pada zaman modern sekarang, astrologi masih dipercaya secara luas untuk mempengaruhi kepribadian.
 
Sedangkan Astronomi (Astronomy) didefinisikan dalam kamus Merriam-Webster: “The study of objects and matter outside the earth’s atmosphere and of their physical and chemical properties.”Jadi, Astronomi merupakan ilmu yang mempelajari tentang obyek dan benda di luar atmosfer bumi beserta sifat secara fisik dan kimianya. Ilmu Astronomi ini mempelajari alam semesta dan benda-benda langit didasarkan pada metode serta perhitungan secara ilmiah. Perhitungan ini berdasarkan hasil pengamatan dan pengukuran dengan ketelitian yang tinggi serta menggunakan alat-alat observasi yang canggih seperti teleskop, satelit dan pengiriman pesawat angkasa serta pengolahan data menggunakan komputer sehingga pergerakan benda-benda langit bisa diperkirakan secara pasti baik untuk kondisi masa yang lalu maupun kondisi masa yang akan datang. Ilmu ini juga mempelajari hubungan dengan asal mula, evolusi, komposisi, jarak, dan pergerakan dari seluruh bagian atau bagian benda di dalam alam semesta.
 
Oleh karena itu dari definisi di atas astrologi dan astronomi merupakan dua hal yang berbeda yang tidak bisa disamakan. Astrologi merupakan ilmu yang dipengaruhi peradaban (hadharah) tertentu yaitu hadharah kufur karena lahir dari luar Islam. Sedangkan astronomi merupakan ilmu sains murni yang tidak dipengaruhi oleh hadharah tertentu.
 
BAB III
PENUTUP

 
A. Simpulan
 
  1. Astronomi, yang secara etimologi berarti “ilmu bintang” (dari Yunani: άστρο, + νόμος), adalah ilmu yang melibatkan pengamatan dan penjelasan kejadian yang terjadi di luar Bumi dan atmosfernya. Ilmu ini mempelajari asal-usul, evolusi, sifat fisik dan kimiawi benda-benda yang bisa dilihat di langit (dan di luar Bumi), juga proses yang melibatkan mereka.
  2. Astrologi menunjuk kepada yang mana pun di antara beberapa sistem pengetahuan untuk mengerti, dan menterjemahkan tentang kenyataan dan keberadaan manusiawi, berdasarkan posisi dan gerak-gerik relatif berbagai benda langit, terutama Matahari, Bulan, planet, dan lunar node seperti dilihat pada waktu dan tempat lahir atau lain peristiwa dipelajari.
  3. Astronomi, adalah ilmu yang melibatkan pengamatan dan penjelasan kejadian yang terjadi di luar Bumi dan atmosfernya. Ilmu ini mempelajari asal-usul, evolusi, sifat fisik dan kimiawi benda-benda yang bisa dilihat di langit (dan di luar Bumi), juga proses yang melibatkan mereka. Sedangkan Astrologi, mendasari ilmunya pada pergerakan benda-benda langit antara lain matahari, planet-planet, bintang, dan bulan. Para astrolog percaya bahwa posisi benda-benda langit ini berpengaruh pada kehidupan manusia dan peristiwa masa depan yang akan terjadi dapat diramalkan berdasarkan posisi benda langit tersebut
B. Saran

Demikian makalah yang dapat kami buat. Tentunya dalam penulisan dan pembahasan makalah ini masih banyak kekurangannya dan jauh dari kesempuranaan baik dalam penyusunan kalimat, isi, maupun sistematika penulisan karena itu saran, kritik, dan masukan sangat diharapakan demi perbaikan selanjutnya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi siapa saja yang berkesempatan membacanya serta dapat memberikan sumbangan yang positif dalam perkembangan khazanah ilmu pengetahuan.
 
DAFTAR PUSTAKA

  • http://mutoha.blogspot.com/2007/02/ophiuchus-zodiak-ke-13.html
  • http://www.dindasafau.blogsastronomi-dan-astrologi.html
  • http://www.wikipedia.org/Astrologi
  • http://www.dhibba.wordpress.com/category/pengetahuan/astronomi

Mereka Bilang Aku Nggak Asyik, Tapi Lihat Diriku Sekarang

mereka-bilang-aku-nggak-asyik-tapi-lihat-diriku-sekarang

Motivasi hari ini..

Kisah ini dikirimkan oleh Indy Paula, wanita inspiratif yang dengan kebaikan hatinya mau berbagi pengalaman hidupnya. Ada semangat dan inspirasi yang bisa ia bagi dalam perjuangan hidupnya, tentang perjuangannya untuk kembali menjadi dirinya sendiri yang lebih baik. Mengenai caranya menanggapi suara-suara negatif dari orang sekitarnya. Untuk Indy, terima kasih sudah berbagi kisah hidupnya dan always be a better and inspiring woman.

Hai Vemale,
Saya Indy, ingin berbagi curhat cinta dengan para pembaca Vemale sekalian.
Semoga kisah saya ini bisa menginspirasi lebih banyak orang.
Sudah move on? Sudah!
Sudah bangkit? Yup, sudah juga!
Sekarang bagaimana?
Setengah tahun saya sendiri, menghadapi kesepian hati dan kekosongan hati bersama sahabat-sahabat yang selalu mendekap. Jatuh, merayap, mulai bangkit, berjalan, dan sekarang berlari. Banyak hal yang bisa diambil dari kegagalan yang kemarin. Tidak mudah bagi saya bisa mengembalikan senyuman yang katanya “manis” dulu. Saya membutuhkan banyak tahapan hingga akhirnya mengikhlaskan semuanya dengan berlapang dada.

Ketika galau melanda, satu-satunya hal yang bisa menghibur saya adalah menghabiskan waktu bersama teman-teman. Artinya kegiatan saya tak pernah lepas dari berburu kuliner dan balas dengan makanan. Makan, bagi saya saat itu, adalah sebuah bentuk balas dendam. Namun, apa akibatnya?

hl-33-lupa-masa-lalu

Berat Badan saya bertambah, pipi saya semakin chubby, perut saya semakin buncit, badan saya semakin bulat sempurna, muka saya juga makin hitam karena selain suka wisata kuliner, saya jadi tidak pernah merawat diri saya. Padahal saya senang main ke tempat-tempat yang dekat dengan matahari. Ketika hati saya buruk waktu itu, penampilan saya mengikutinya. Sampai pada akhirnya, saat berfoto narsis bersama teman-teman, semua teman mengatakan bahwa saya semakin gemuk dan makin hitam. Dari situ saya mulai merenung, mulai tidak pede dengan kondisi badan saya. Putus cinta semestinya tidak membuat pribadi kita menjadi lebih buruk. Saya harus bangkit. Saya harus mengembalikan kepercayaan diri saya lagi.

cara-membesarkan-otot-wanita-dengan-diet

Saya mulai berdiet waktu itu juga. Saya tidak mau diajak untuk berburu kuliner lagi. Saya mengurangi aktivitas saya di luar ruangan. Diet di minggu pertama dengan menu sama. Saya mengurangi nasi dan asupan yang dimakan, sayangnya hal itu tidak menurunkan berat saya 1 kilogram pun. Saya terus mencari cara bagaimana bisa menurunkan berat badan.
“Letting go means to come to the realization that some people are a part of your history, but not a part of your destiny.”― Steve Maraboli 

Akhirnya, saya memutuskan untuk berdiet tidak makan nasi. Saya sama sekali tidak makan nasi, asupan yang saya makan hanya sayuran dan buah serta banyak minum air putih. Jika memang lapar sekali, saya tambahkan ubi, tapi itu jarang saya lakukan. Mulai per minggunya saya turun 1 kilogram. Dalam waktu 6 minggu saya turun 6 kilogram. Pencapaian yang luar biasa menurut saya, karena selama ini saya tidak pernah berdiet seniat ini.

Saya bersyukur dari berat 66 kilo sekarang menjadi 59. Sangat amat bersyukur karena badan saya semakin terasa enteng dan sehat. Oya, saya juga melakukan olahraga ringan di dalam ruangan, misalnya rope skipping, lari ditempat, yoga, dan dance. Apapun saya lakukan yang penting berkeringat dan bergerak. Dengan diet ini juga, saya menjadi pribadi yang lebih sabar, karena saya mampu menahan godaan makanan-makanan lezat yang selalu disodorkan teman-teman terhadap saya. Dampaknya, entah bagaimana saya jadi malas untuk marah-marah, dan makin belajar untuk mengembalikan senyum saya lagi.

hl-2-lupa-masa-lalu

Beberapa teman menganggap saya nggak asyik dan nggak seru karena saya selalu menolak ajakan mereka ketika mereka mengajak berburu kuliner. Saya hanya ingin usaha saya berhasil. Saya pun pantang menyerah. Di saat mereka asyik bercanda tertawa bersama, saya harus olahraga mengeluarkan lemak dan keringat di tubuh saya. Sampai dua bulan berlalu, saya menikmati hasilnya sampai sekarang, tapi saya belum puas karena target ideal saya adalah 50 kg. Dan saya masih berjuang sampai sekarang. 

Begitu juga dengan tubuh saya. Saya makin rajin merawat tubuh dengan cara alami, yang dulu belum pernah saya lakukan. Sekarang saya hanya ingin berusaha. Ketika nanti “masa depan saya” datang, dia bisa menikmati hasilnya–memiliki saya yang lebih sabar, lebih kurus,dan lebih bersih. Karena saya sedang menjalani hubungan jarak jauh dengan pasangan saya. Saya tidak ingin dia menyesal telah memilih dan bertahan dengan saya, bertahan dengan segala keterbatasan waktu pertemuan, dengan minimnya komunikasi karena sinyal yang sulit di tempat dia kerja, dengan jarak ribuan kilometer yang memisahkan kita.

Bagi saya, orang yang mau memperjuangkan saya, tidak boleh mendapatkan perlakuan yang biasa saja. Saya juga harus berjuang untuk lelaki itu, lelaki yang memiliki niat baik untuk kehidupan kita ke depannya.
Terima kasih masa lalu, karenamu saya banyak  belajar dan mengajar. Karenamu saya bangkit, dan bisa menjadi pribadi yang lebih kuat.  Karenamu saya mau berdiet yang sudah saya niatkan sejak dulu. Sekarang saya masih bertahan dengan tubuh saya yang semakin mengecil setiap minggunya.

Terima kasih karena perpisahan ini, semoga saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari segi sifat maupun penampilan. Selamat datang masa depan, tetaplah memperjuangkan dan layak diperjuangkan. Saya akan terus berusaha memantaskan diri untukmu, sampai hari bahagia itu tiba, saya dan kamu bertemu lagi.
Bekerjalah dengan sungguh, jaga kesehatan baik-baik, jangan lupa selipkan namaku selalu di dalam doamu, saya pun akan selalu melakukannya untukmu.

Terima kasih masa lalu dan selamat datang masa depan, terima kasih juga mau bersabar menunggu.

Ditertawai Pacar, Nekat Bunuh Diri Lompat dari Menara

76198-ditertawai-pacar-nekat-bunuh-diri-lompat-dari-menara-112116

Motivasi hari ini..

Ashli Cook (15) ditemukan tewas tergeletak di dekat sebuah monumen bersejarah di Hampshire. Sebelum kematiannya, Ashli sempat mengirim SMS ke pacarnya dan menulis bahwa ia akan melompat dari menara. Hanya saja saat itu sang pacar Marcus Webb (20) malah menganggapnya bercanda dan tak mempercayai pernyataan Ashli.
Seperti yang dilansir oleh dailymail.co.uk, tubuh Ashli ditemukan di dekat sebuah monumen bersejarah di Hampshire pada tanggal 21 September lalu. Marcus lah yang pertama kali menemukan tubuh Ashli yang sudah tak bernyawa saat itu setelah melakukan pencarian karena kehilangan kontak dengan Ashli. Sebelumnya Marcus memang menerima sms dari Ashli yang menyatakan bahwa ia akan lompat dari menara jika Marcuss tak mau bersama-sama dengannya lagi.
SMS yang dikirim Ashli kepada Marcus berisi, “Aku akan lompat dari menara. Jika kita tak bisa lagi bersama, aku tak mau hidup lagi. Bye.” 
 Marcus juga memaparkan bahwa Ashli pernah curhat kepadanya tentang masalah bullying yang ia hadapi di sekolah Burgate School di Fordingbridge. “Saya merasa sangat bersalah dan rasanya ini semua salah saya. Ashli bilang bahwa ia akan bunuh diri dan bahkan ia memberitahu saya lokasi tempat ia berencana akan bunuh diri dan saya malah menertawainya karena saya tak mempercayai kata-katanya,” jelas Marcus.
hl-2-ashli
Menara lokasi bunuh diri Ashli adalah tempat yang sebenarnya penuh kenangan. Marcus dan Ashli pernah beberapa kali mengunjungi lokasi itu. Menar itu juga sudah menjadi tempat bersejarah karena di situlah mereka pernah berfoto bersama saat baru jadian tiga tahun yang lalu.

Ibu Ashli, Canasta Blake (37) mengungkapkan bahwa Ashli dan Marcus sudah memiliki rencana jangka panjang untuk hidup bersama. “Ashli seharusnya bisa jadi seorang gadis yang menyenangkan,” ungkap sang Ibu yang tak mempercayai putrinya yang selalu terlihat riang dan humoris itu meregang nyawa karena bunuh diri. Duka yang dirasakan Canasta juga semakin dalam mengingat Ashli sudah belajar keras demi mencapai impiannya menjadi terapis atau akuntan.

Dokter umum, Dr. Charlotte Hillsley dari Fordingbridge Surgery menjelaskan bahwa Ashli mengalami masalah gangguan mood dan gangguan tidur. Dulu Ashli juga pernah mendapatkan perawatan dari Hampshire Child and Adolescent Mental Health Services. Sempat kembali akan mendapatkan perawatan lagi bulan Juli lalu tapi sedang dalam daftar tunggu. “Ashli mengalami masalah mood dan gangguan tidur serta berjuang menghadapi aksi bullying di sekolah. Ibunya memberitahu saya bahwa ia telah membuang silet dari rumah dan membawa Ashli ikut ke tempat kerja karena khawatir Ashli akan melukai dirinya sendiri,” jelas Canasta.

Ashli tampaknya memang memiliki banyak masalah. Dan kehadiran Marcus membuatnya merasa lebih nyaman. Sayangnya, ketika Marcus yang begitu digila-gilainya malah tak menganggap serius ‘ancaman’ bunuh diri yang diungkapkannya, Ashli kecewa dan akhirnya nekat lompat dari menara. Apa yang dilakukan Marcus malah jadi semacam triggeruntuk benar-benar mengeksekusi hasrat Ashli untuk bunuh diri.

Semoga kejadian seperti ini tak terulang lagi, ya Ladies. “Sometimes even to live is an act of courage ― Seneca.”

Ambillah Waktumu

waktu motivasi

Motivasi hari ini..
  • Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan.
  • Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi.
  • Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.
  • Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.
  • Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan.
  • Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.
  • Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati.
  • Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa berarti.
  • Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.
  • Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurga.

Kemendikbud Fasilitasi Laboratorium Seni Budaya dan Film di 21 Sekolah

Jakarta, Kemendikbud --- Terobosan dalam upaya pelestarian budaya Indonesia terus menerus dilakukan baik oleh pihak pemerintah maupun pihak swasta. Hal tersebut semata-mata dilakukan untuk menggugah kesadaran berbudaya di hati masyarakat Indonesia.Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan (Ditjen Kebudayaan) pada tahun 2014 telah membuat terobosan baru dalam pelestarian budaya berupa program prioritas Fasilitasi Laboratorium Seni Budaya dan Film di sekolah-sekolah di Indonesia. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Kacung Marijan, dalam jumpa pers di kantor Ditjen Kebudayaan Kemendikbud, Jakarta (12/12).

Kacung mengatakan, mulai tahun 2014 Ditjen Kebudayaan Kemendikbud membangun laboratorium seni budaya dan film di sekolah-sekolah. “Kemendikbud tahun ini telah membangun laboratorium seni budaya dan film di 21 sekolah di Indonesia,” katanya.
Selanjutnya Kacung mengatakan, program prioritas Fasilitasi Laboratorium Seni Budaya dan Film dari Ditjen 
Kebudayaan Kemendikbud ini akan dilanjutkan di tahun 2015 mendatang. “Ini adalah salah satu bagian dari pertanggungjawaban terhadap publik,” katanya.

Laboratorium seni budaya dan film merupakan bentuk sarana peningkatan apresiasi dan literasi pelajar terhadap nilai budaya, kearifan lokal dan pembangunan karakter bangsa melalui kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler di bidang kesenian dan perfilman di sekolah. “Daripada anak-anak itu tawuran lebih baik bisa membuat film, nonton film dan lainnya,” ujar Kacunogram Fasilitasi Laboratorium Seni Budaya dan Film ini diselenggarakan oleh Ditjen Kebudayaan Kemendikbud bekerjasama dengan pihak swasta. Sekolah yang telah terfasilitasi di tahun ini meliputi SMA dan atau SMK, diantaranya adalah SMK Negeri Pertanian Terpadu Riau, SMK Negeri 1 Manado, SMA Negeri 1 Kedungwaru, SMK Negeri 5 Palembang, SMA Negeri 2 Tangerang Selatan, SMK Negeri 10 Bandung, SMA Negeri 2 Pematang Siantar, SMK YPTK Rigomasi Bontang, SMK Negeri 2 Kota Bengkulu, SMK Negeri 1 Anjatan Indramayu, SMK Negeri 2 Simbang Maros, SMK Negeri 1 Tanjung Pandan, SMA Negeri 3 Kupang, SMA Santu Petrus Pontianak, SMA Unggul Dellaguboti, SMA Negeri 6 Tanjung Pinang, SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Pekalongan, SMA Khadijah, SMA Negeri 1 Bengkulu, SMA Swasta Katolik Regina Pacis Bajawa dan SMA Negeri 1 Kruend Barona Jaya. (Agi Bahari)

Sumber: www.kemdiknas.go.id