Categories

Kumpulan Mata Pelajaran Sekolah.

Download Software

Download E-Book Dan Software Pelajaran Untuk Komputer dan Handphone.

Motivasi

Artikel motivasi untuk kita selalu semangat meraih cita-cita

Tentang Kami

Profile Kami, Visi Misi, Partner dan Kontak kami.

News

Berita Tentang pendidikan Terbaru dan lain-lain.

Showing posts with label teknik sipil. Show all posts
Showing posts with label teknik sipil. Show all posts

Wednesday, December 17, 2014

Lulusan Teknik Sipil ntar jadi Apa??!


Belakangan ini banyak adek2 kelas yg nanya ama gw, masuk sipil tuh bagus apa gak..trus dari sipil ntar kerjaannya jadi apa…anak kecil n orang awam skalipun pasti tau kalo dari sipil itu ntar ya jadi kontraktor…Trus kerja di proyek2…bisa dipastikan tuh..tapi emangnya jadi kontraktor itu apa emang masi yg diinginkan setelah tau hidup didunia konstruksi yg sbnrnya? Karna biasanya dengan berjalannya waktu tiba2 ada keinginan untuk jadi yg laen…apalagi stelah ngeliat lulusan dari jurusan yg lain dengan mudahnya dapet kerjaan dengan gaji yg cihuyy?? Hehe… :D

Mksd gw kali ini mau memberikan info yg sedikit jelas dari segi pengalaman gw, yg masi sangat cetek ini dalam mencari pekerjaan setelah lulus dari teknik sipil. Bidang-bidang apa saja yang bisa dimasuki oleh para sipilian, sehingga menjadi guide buat anak2 sipil yg baru lulus ato yg baru mau milih masuk ke sipil. Mudah2an ntr tulisan gw sedikit membantu, walaupun masi banyak yg expert dalam ngasi masukan selain gw…(kalo ada expert2 nya silakan ngasi pdpt jg yee ..hehe) :p

Ok, let’s start…biar gampang kita bagi2 aje bidang kerja nya ya..sesuai pandangan gw …Pertama buat yg mau ttp pure di sipil, kedua buat yg mau banting stir..

kalo buat yg mau ttp pure berkarir di dunia sipil, kerjaan2 yg bisa dimasukin ya sesuai dengan spesialisasi waktu kuliah dulu. Biasanya di jurusan sipil terbagi atas spesialisasi struktur, manajemen konstruksi, geoteknik, transportasi dan sumberdaya air. Yah ntr kalo kerja nya ssuai spesialisasi apa dulu yg diambil lah ya..gampangnya sih gitu…kalo dr struktur biasanya masuknya ke konsultan (idealnya..tp byk jg yg ke konstruksi kok…gw rasa mah skrg mana yg dapet aje.. :lol: ),geoteknik,transport, mankon and SDA bs ke konsultan and kontraktor, tp lebih ideal ke konstruksi menurut gw..industry2 buat yg mau ttp berkarir disipil juga cukup menjanjikan lah..bisa masuk ke mining(oil and gas/petrochemical,mineral, batu bara, dll), building construction, management consulting, engineering consulting. Biasanya kalo masuk ke oil n gas ntr ke perusahaan konsultan n konstruksinya jg , jgn salah pengertian ya!!( jadi bangun2 platform di tengah laut, ato pipa2 minyak ama pabrik2 pengolahan di darat, pokoknya masi berkutat ama insfrastruktur terkait lah) , kalo mau masuk ke bagian operasi /produksi (yg biasanya plg diinginkan krn gajinya yg lumayan gila,,hehe) ny gw rasa gk bisa krn itu jatahnya anak tekim, perminyakan , dkk..hehe….kalo di pertambangan mineral ato batubara bisa jadi untuk pembangunan sarana pertambangannya, pengontrolan stabilitas tanah2, trus perencanaan jalan/akses ny, ato bisa jg buat yg laen2, krn sipil disitu memungkinkan utk masuk kebbrp bidang ky operation,produksi ato logistic. Buat bidang industry yg laen menurut gw udah umum lah ya.

Kedua, kalo buat yg mau banting stir ke industry lain, biasanya anak2 sipil masuk nya kemana aja bisa. Krn skrg banyak perusahaan yg nawarin program management training, employment development program, officer development program, dll. Jadi kalo masuk lewat sini lebih enak, kita di ajarin dulu ama bisnis perusahaan, abis itu baru kerja. Banyak anak2 sipil yg masuk ke bank, asuransi, trus manufacture, ato fcmg ky unilever, nestle, dll. Pokoknya tergantung pilihan aja krn kalo ente pengennya udah gk disipil lagi, banyak kok yg mau nrima..hehe….Cuma saratnya..biasanya..usahakan lulus dgn ipk 3,00 lah…skrg udah ga jaman lg 2,75..haha…jadi kesimpulannya kalo mau ttp disipil ipk 2,75 gpp..tp kalo mau banting stir usahakan 3,00..haha..gk lah…tergantung perusahaan jg sih!!

Hmm..untuk sesi kali ini cukup sgini dulu deh..ntr gw tambah2in lg di chapter laen..soalnya masi banyak nih yg harus dijelasin…kalo ada yg mau ngasi tanggepan, komentar, pendapat dan masukan ane persilahkan….

 
Sumber: cumikecap.wordpress.com

Friday, November 28, 2014

TEORI LEMPENG TEKTONIK


Menurut teori Lempeng Tektonik, lapisan terluar bumi kita terbuat dari suatu lempengan tipis dan keras yang masing-masing saling bergerak relatif terhadap yang lain. Gerakan ini terjadi secara terus-menerus sejak bumi ini tercipta hingga sekarang. Teori Lempeng Tektonik muncul sejak tahun 1960-an, dan hingga kini teori ini telah berhasil menjelaskan berbagai peristiwa geologis, seperti gempa bumi, tsunami, dan meletusnya gunung berapi, juga tentang bagaimana terbentuknya gunung, benua, dan samudra.
Lempeng tektonik terbentuk oleh kerak benua (continental crust) ataupun kerak samudra (oceanic crust), dan lapisan batuan teratas dari mantel bumi (earth's mantle). Kerak benua dan kerak samudra, beserta lapisan teratas mantel ini dinamakan litosfer. Kepadatan material pada kerak samudra lebih tinggi dibanding kepadatan pada kerak benua. Demikian pula, elemen-elemen zat pada kerak samudra (mafik) lebih berat dibanding elemen-elemen pada kerak benua (felsik).Di bawah litosfer terdapat lapisan batuan cair yang dinamakan astenosfer. Karena suhu dan tekanan di lapisan astenosfer ini sangat tinggi, batu-batuan di lapisan ini bergerak mengalir seperti cairan (fluid).
Litosfer terpecah ke dalam beberapa lempeng tektonik yang saling bersinggungan satu dengan lainnya. Berikut adalah nama-nama lempeng tektonik yang ada di bumi, dan lokasinya bisa dilihat pada Peta TektonikPeta Tektonik yang dibuat berdasarkan kondisi bumi pada abad 20.Sumber: The Dynamic Earth, USGS


Pergerakan Lempeng (Plate Movement)
Berdasarkan arah pergerakannya, perbatasan antara lempeng tektonik yang satu dengan lainnya (plate boundaries) terbagi dalam 3 jenis, yaitu divergen, konvergen, dan transform. Selain itu ada jenis lain yang cukup kompleks namun jarang, yaitu pertemuan simpang tiga (triple junction) dimana tiga lempeng kerak bertemu.

1. Batas Divergen:Terjadi pada dua lempeng tektonik yang bergerak saling memberai (break apart). Ketika sebuah lempeng tektonik pecah, lapisan litosfer menipis dan terbelah, membentuk batas divergen.
Pada lempeng samudra, proses ini menyebabkan pemekaran dasar laut (seafloor spreading). Sedangkan pada lempeng benua, proses ini menyebabkan terbentuknya lembah retakan (rift valley) akibat adanya celah antara kedua lempeng yang saling menjauh tersebut.
Pematang Tengah-Atlantik (Mid-Atlantic Ridge) adalah salah satu contoh divergensi yang paling terkenal, membujur dari utara ke selatan di sepanjang Samudra Atlantik, membatasi Benua Eropa dan Afrika dengan Benua Amerika.
2. Batas Konvergen:Terjadi apabila dua lempeng tektonik tertelan (consumed) ke arah kerak bumi, yang mengakibatkan keduanya bergerak saling menumpu satu sama lain (one slip beneath another).
Wilayah dimana suatu lempeng samudra terdorong ke bawah lempeng benua atau lempeng samudra lain disebut dengan zona tunjaman (subduction zones). Di zona tunjaman inilah sering terjadi gempa. Pematang gunung-api (volcanic ridges) dan parit samudra (oceanic trenches) juga terbentuk di wilayah ini.
3. Batas Transform:Terjadi bila dua lempeng tektonik bergerak saling menggelangsar (slide each other), yaitu bergerak sejajar namun berlawanan arah. Keduanya tidak saling memberai maupun saling menumpu. Batas transform ini juga dikenal sebagai sesar ubahan-bentuk (transform fault).